<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Webnya Chepy</title>
	<atom:link href="http://gunawansutanto.net/?feed=rss2" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://gunawansutanto.net</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Tue, 17 Aug 2010 19:21:48 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.9.2</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>KBS = Kebun Bapak, Barang, dan Binatang Sepuh</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=351</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=351#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 19:17:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[KBS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=351</guid>
		<description><![CDATA[
KBS Ribut : Kelompok Bapak-bapak sepuh itu sedang ribut beberapa waktu lalu. Foto : FRIZAL / Jawa Pos
Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat sepuh alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://gunawansutanto.net/wp-content/uploads/2010/08/107312large.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-343 alignleft" title="KBS" src="http://gunawansutanto.net/wp-content/uploads/2010/08/107312large-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a></p>
<p>KBS Ribut : Kelompok Bapak-bapak sepuh itu sedang ribut beberapa waktu lalu. Foto : FRIZAL / Jawa Pos</p>
<p>Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat <em>sepuh</em> alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.</p>
<p>KBS tak hanya <em>sepuh</em> secara usia kelembagaannya. Tapi KBS <em>sepuh sak kabehe</em>.  KBS merupakan <em>Kebun Barang Sepuh</em> ! Coba lihat bangunan dan sangkar satwa yang ada disana. Ternyata banyak yang tak lagi layak secara konservasi.</p>
<p>KBS juga selama ini lekat dengan predikat <em>Kebun-nya Bapak-bapak Sepuh</em>. Coba amati, selama ini siapa yang ada di kepengurusan KBS (sebelum di-take over tim manajemen sementara). Sejauh pengalaman saya mengamati konflik di KBS, mereka berkecimpung di dalam kebun binatang selama ini mayoritas <em>Kelompok Bapak-bapak Sepuh</em> (KBS). Pengurus yang secara usia sudah harusnya pensiun dari pekerjaan formal.</p>
<p>Anda mungkin tidak terbayang ada tenaga medis hewan disana yang bekerja disana bertahun-tahun lamanya. Seorang pensiunan wartawan Jawa Pos yang sudah sepuh bahkan kaget ketika wajah dokter tersebut masih nonggol di televisi dengan status dokter KBS. Sebab zaman wartawan tersebut masih jadi reporter, si dokter itu merupakan narasumbernya dengan jabatan yang sama.</p>
<p>Saya bukan anti orang <em>sepuh</em>. Saya selama ini termasuk anak yang senang dekat dengan orang-orang tua. Saya menikmati hal-hal yang berbau tua, misalnya sesuatu yang tentang cagar budaya. Dari situ saya pun selama ini banyak teman baik dari golongan orang-orang sepuh, entah pengiat atau pelaku sejarah.</p>
<p>Tapi jujur sebagai warga kota dan arek asli Suroboyo, saya merasa kurang <em>sreg </em>dengan ketuaan yang selama ini ada di KBS. Sebab ketuaan pengurusnya tidak diimbangi kedewasaannya dalam memikirkan konservasi untuk kota ini. Buktinya, Kebun Binatang Surabaya pun makin tua makin rekoso. Berita soal kelahiran jarang. Lebih sering hanyalah kabar kematian satwa bagian dari <em>Koleksi Binatang Sepuh</em> (KBS) yang dipunyai Kebun Binatang Surabaya (KBS).</p>
<p>Publik pun kini sudah tahu rekosonya KBS buah dari konflik panjang pengurusnya. Konflik tersebut bak telenovela, para pengurus KBS tak ada hentinya rebutan kekuasan. Entah apa yang direbutkan, makani monyet atau rebutan pakan monyet ! Kalau berebut makani monyet, rasanya monyet, harimau, kanguru, komodo dan satwa disana tidak bakal ikutan <em>ngenes</em>, sampai mati kena hepatitis.</p>
<p>Saya kadang heran juga melihat ulah pengurus KBS. Kenapa <em>sih</em> pengurus yang mayoritas usianya sudah <em>Evergreen</em> itu <em>ndak</em> istirahat saja. Cari kesibukan yang bisa menenangkan ati dan pikiran sembari mendekatkan diri pada Gusti Pengeran. Toh, nambah dosa juga kalau sampai larut dalam konflik, dan menyebabkan banyak satwa yang jadi korban.</p>
<p>Sekali lagi saya bukan anti orang tua, tapi ketuaan pengurus KBS menurut saya harus mulai di-<em>regenerasi</em>. <em>Toh</em>, hasil sudah membuktikan selama ini konservasi di KBS ditangan mereka juga mendapatkan raport merah. Regenerasi itu hanya bisa dicapai jika KBS segera berbadan hukum yang sesuai Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) 53 tahun 2006.</p>
<p>Sejauh ini, KBS masih belum berbadan hukum yang sesuai regulasi tersebut. Jika mengacu Permenhut itu, ada beberapa badan hukum diperbolehkan untuk kegiatan konservasi. Diataranya Yayasan, Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan BUMD atau Perusahaan Daerah.</p>
<p>Banyak pakar memiliki penilaian plus dan minus pada pilihan badan hukum tersebut. Dari paparan para pakar, saya lebih setuju jika KBS berbadan hukum BUMD atau Perusahaan Daerah. Beberapa pakar menyebut tidak banyak kebun binatang di Indonesia yang kurang baik dari sisi pengelolaan jika ditangani plat merah.</p>
<p><em>Ah</em>, tapi kita <em>kan</em> tidak boleh <em>gebyah uyah</em>. Menurut saya tergantung siapa dulu pemimpin daerahnya dulu. Dalam kasus KBS, bisa saja <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> itu dikelola Pemkot Surabaya sebagai Perusahaan Daerah layaknya PD Pasar Surya dan PDAM Surya Sembada. Pemkot berhak atas itu lantaran aset tanah di Jalan Setail itu milik kota Surabaya.</p>
<p>Seorang pakar berkata, Pemkot bakal kesulitan mengelola KBS, sebab ini bukan persoalan Pengelolaan Pasar dan Penyediaan Air Bersih. Tapi saya tetap optimis Pemkot bakal lebih baik jika dibandingkan KBS (Kelompok Bapak-bapak Sepuh) itu. Sekali lagi, tergantung Walikotanya ! Setidaknya Pemkot bakal ada pola fit and proper test untuk menunjuk siapa yang layak ada di KBS.</p>
<p>Coba tengok, siapa sangka kemacetan di Ahmad Yani bisa terurai ? <em>Nah</em>, sekarang Pemkot mulai menjawabnya. Dengan <em>frontage road</em> yang baru jadi sekitar 20 persen saja, masyarakat yang akan ke arah Margorejo dan Prapen sudah bisa <em>mringis</em> sebab tidak terlalu merasakan macet. <em>So</em>, jangan <em>under estimated</em> !</p>
<p>Walikota Bambang DH sebenarnya sudah pernah meminta pengelolaan KBS ke Kemenhut, tapi upaya itu ditolak. <em>Nah</em>, satu-satunya jalan, saya rasa warga kota harus mendukung penuh, kalau perlu membuat gerakan lah agar Kemenhut bersedia melepas KBS untuk dikelola Pemkot.</p>
<p>Jika hal itu terealisasi, H.F.K Kommer dkk yang kini telah di akhirat pun akan setuju. Kalaupun nanti di tengah jalan Pemkot <em>gak</em> bener dalam pengelolaan KBS, kita bersama <em>kan</em> lebih mudah menyemprit ! <em>So</em>, ayo bersama Selamatkan Kebun Binatang Surabaya !</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D351&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D351&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D351&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D351&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D351&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D351&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=351</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KBS = Kebun Bapak, Barang, dan Binatang Sepuh</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=346</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=346#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 19:01:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[KBS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[copyright foto : lali aku kalau tidak Mas FRIZAL ya Mas Boy Slamet / Jawa Pos
Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat sepuh alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama Soerabaiasche Planten-en [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_343" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://gunawansutanto.net/wp-content/uploads/2010/08/107312large.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-343" title="KBS" src="http://gunawansutanto.net/wp-content/uploads/2010/08/107312large-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Kebun Bapak-bapak Sepuh !</p></div>
<p>copyright foto : lali aku kalau tidak Mas FRIZAL ya Mas Boy Slamet / Jawa Pos</p>
<p>Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat <em>sepuh</em> alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.</p>
<p>KBS tak hanya <em>sepuh</em> secara usia kelembagaannya. Tapi KBS <em>sepuh sak kabehe</em>.  KBS merupakan <em>Kebun Barang Sepuh</em> ! Coba lihat bangunan dan sangkar satwa yang ada disana. Ternyata banyak yang tak lagi layak secara konservasi.</p>
<p>KBS juga selama ini lekat dengan predikat <em>Kebun-nya Bapak-bapak Sepuh</em>. Coba amati, selama ini siapa yang ada di kepengurusan KBS (sebelum di-take over tim manajemen sementara). Sejauh pengalaman saya mengamati konflik di KBS, mereka berkecimpung di dalam kebun binatang selama ini mayoritas <em>Kelompok Bapak-bapak Sepuh</em> (KBS). Pengurus yang secara usia sudah harusnya pensiun dari pekerjaan formal.</p>
<p>Anda mungkin tidak terbayang ada tenaga medis hewan disana yang bekerja disana bertahun-tahun lamanya. Seorang pensiunan wartawan Jawa Pos yang sudah sepuh bahkan kaget ketika wajah dokter tersebut masih nonggol di televisi dengan status dokter KBS. Sebab zaman wartawan tersebut masih jadi reporter, si dokter itu merupakan narasumbernya dengan jabatan yang sama.</p>
<p>Saya bukan anti orang <em>sepuh</em>. Saya selama ini termasuk anak yang senang dekat dengan orang-orang tua. Saya menikmati hal-hal yang berbau tua, misalnya sesuatu yang tentang cagar budaya. Dari situ saya pun selama ini banyak teman baik dari golongan orang-orang sepuh, entah pengiat atau pelaku sejarah.</p>
<p>Tapi jujur sebagai warga kota dan arek asli Suroboyo, saya merasa kurang <em>sreg </em>dengan ketuaan yang selama ini ada di KBS. Sebab ketuaan pengurusnya tidak diimbangi kedewasaannya dalam memikirkan konservasi untuk kota ini. Buktinya, Kebun Binatang Surabaya pun makin tua makin rekoso. Berita soal kelahiran jarang. Lebih sering hanyalah kabar kematian satwa bagian dari <em>Koleksi Binatang Sepuh</em> (KBS) yang dipunyai Kebun Binatang Surabaya (KBS).</p>
<p>Publik pun kini sudah tahu rekosonya KBS buah dari konflik panjang pengurusnya. Konflik tersebut bak telenovela, para pengurus KBS tak ada hentinya rebutan kekuasan. Entah apa yang direbutkan, makani monyet atau rebutan pakan monyet ! Kalau berebut makani monyet, rasanya monyet, harimau, kanguru, komodo dan satwa disana tidak bakal ikutan <em>ngenes</em>, sampai mati kena hepatitis.</p>
<p>Saya kadang heran juga melihat ulah pengurus KBS. Kenapa <em>sih</em> pengurus yang mayoritas usianya sudah <em>Evergreen</em> itu <em>ndak</em> istirahat saja. Cari kesibukan yang bisa menenangkan ati dan pikiran sembari mendekatkan diri pada Gusti Pengeran. Toh, nambah dosa juga kalau sampai larut dalam konflik, dan menyebabkan banyak satwa yang jadi korban.</p>
<p>Sekali lagi saya bukan anti orang tua, tapi ketuaan pengurus KBS menurut saya harus mulai di-<em>regenerasi</em>. <em>Toh</em>, hasil sudah membuktikan selama ini konservasi di KBS ditangan mereka juga mendapatkan raport merah. Regenerasi itu hanya bisa dicapai jika KBS segera berbadan hukum yang sesuai Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) 53 tahun 2006.</p>
<p>Sejauh ini, KBS masih belum berbadan hukum yang sesuai regulasi tersebut. Jika mengacu Permenhut itu, ada beberapa badan hukum diperbolehkan untuk kegiatan konservasi. Diataranya Yayasan, Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan BUMD atau Perusahaan Daerah.</p>
<p>Banyak pakar memiliki penilaian plus dan minus pada pilihan badan hukum tersebut. Dari paparan para pakar, saya lebih setuju jika KBS berbadan hukum BUMD atau Perusahaan Daerah. Beberapa pakar menyebut tidak banyak kebun binatang di Indonesia yang kurang baik dari sisi pengelolaan jika ditangani plat merah.</p>
<p><em>Ah</em>, tapi kita <em>kan</em> tidak boleh <em>gebyah uyah</em>. Menurut saya tergantung siapa dulu pemimpin daerahnya dulu. Dalam kasus KBS, bisa saja <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> itu dikelola Pemkot Surabaya sebagai Perusahaan Daerah layaknya PD Pasar Surya dan PDAM Surya Sembada. Pemkot berhak atas itu lantaran aset tanah di Jalan Setail itu milik kota Surabaya.</p>
<p>Seorang pakar berkata, Pemkot bakal kesulitan mengelola KBS, sebab ini bukan persoalan Pengelolaan Pasar dan Penyediaan Air Bersih. Tapi saya tetap optimis Pemkot bakal lebih baik jika dibandingkan KBS (Kelompok Bapak-bapak Sepuh) itu. Sekali lagi, tergantung Walikotanya ! Setidaknya Pemkot bakal ada pola fit and proper test untuk menunjuk siapa yang layak ada di KBS.</p>
<p>Coba tengok, siapa sangka kemacetan di Ahmad Yani bisa terurai ? <em>Nah</em>, sekarang Pemkot mulai menjawabnya. Dengan <em>frontage road</em> yang baru jadi sekitar 20 persen saja, masyarakat yang akan ke arah Margorejo dan Prapen sudah bisa <em>mringis</em> sebab tidak terlalu merasakan macet. <em>So</em>, jangan <em>under estimated</em> !</p>
<p>Walikota Bambang DH sebenarnya sudah pernah meminta pengelolaan KBS ke Kemenhut, tapi upaya itu ditolak. <em>Nah</em>, satu-satunya jalan, saya rasa warga kota harus mendukung penuh, kalau perlu membuat gerakan lah agar Kemenhut bersedia melepas KBS untuk dikelola Pemkot.</p>
<p>Jika hal itu terealisasi, H.F.K Kommer dkk yang kini telah di akhirat pun akan setuju. Kalaupun nanti di tengah jalan Pemkot <em>gak</em> bener dalam pengelolaan KBS, kita bersama <em>kan</em> lebih mudah menyemprit ! <em>So</em>, ayo bersama Selamatkan Kebun Binatang Surabaya !</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D346&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D346&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D346&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D346&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D346&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D346&amp;linkname=KBS%20%3D%20Kebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=346</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KBS=Kebun Bapak, Barang, dan Binatang Sepuh</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=345</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=345#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 19:00:27 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[KBS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=345</guid>
		<description><![CDATA[copyright foto : lali aku kalau tidak Mas FRIZAL ya Mas Boy Slamet / Jawa Pos
Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat sepuh alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama Soerabaiasche Planten-en [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_343" class="wp-caption alignleft" style="width: 160px"><a href="http://gunawansutanto.net/wp-content/uploads/2010/08/107312large.jpg"><img class="size-thumbnail wp-image-343" title="KBS" src="http://gunawansutanto.net/wp-content/uploads/2010/08/107312large-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a><p class="wp-caption-text">Kebun Bapak-bapak Sepuh !</p></div>
<p>copyright foto : lali aku kalau tidak Mas FRIZAL ya Mas Boy Slamet / Jawa Pos</p>
<p>Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat <em>sepuh</em> alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.</p>
<p>KBS tak hanya <em>sepuh</em> secara usia kelembagaannya. Tapi KBS <em>sepuh sak kabehe</em>.  KBS merupakan <em>Kebun Barang Sepuh</em> ! Coba lihat bangunan dan sangkar satwa yang ada disana. Ternyata banyak yang tak lagi layak secara konservasi.</p>
<p>KBS juga selama ini lekat dengan predikat <em>Kebun-nya Bapak-bapak Sepuh</em>. Coba amati, selama ini siapa yang ada di kepengurusan KBS (sebelum di-take over tim manajemen sementara). Sejauh pengalaman saya mengamati konflik di KBS, mereka berkecimpung di dalam kebun binatang selama ini mayoritas <em>Kelompok Bapak-bapak Sepuh</em> (KBS). Pengurus yang secara usia sudah harusnya pensiun dari pekerjaan formal.</p>
<p>Anda mungkin tidak terbayang ada tenaga medis hewan disana yang bekerja disana bertahun-tahun lamanya. Seorang pensiunan wartawan Jawa Pos yang sudah sepuh bahkan kaget ketika wajah dokter tersebut masih nonggol di televisi dengan status dokter KBS. Sebab zaman wartawan tersebut masih jadi reporter, si dokter itu merupakan narasumbernya dengan jabatan yang sama.</p>
<p>Saya bukan anti orang <em>sepuh</em>. Saya selama ini termasuk anak yang senang dekat dengan orang-orang tua. Saya menikmati hal-hal yang berbau tua, misalnya sesuatu yang tentang cagar budaya. Dari situ saya pun selama ini banyak teman baik dari golongan orang-orang sepuh, entah pengiat atau pelaku sejarah.</p>
<p>Tapi jujur sebagai warga kota dan arek asli Suroboyo, saya merasa kurang <em>sreg </em>dengan ketuaan yang selama ini ada di KBS. Sebab ketuaan pengurusnya tidak diimbangi kedewasaannya dalam memikirkan konservasi untuk kota ini. Buktinya, Kebun Binatang Surabaya pun makin tua makin rekoso. Berita soal kelahiran jarang. Lebih sering hanyalah kabar kematian satwa bagian dari <em>Koleksi Binatang Sepuh</em> (KBS) yang dipunyai Kebun Binatang Surabaya (KBS).</p>
<p>Publik pun kini sudah tahu rekosonya KBS buah dari konflik panjang pengurusnya. Konflik tersebut bak telenovela, para pengurus KBS tak ada hentinya rebutan kekuasan. Entah apa yang direbutkan, makani monyet atau rebutan pakan monyet ! Kalau berebut makani monyet, rasanya monyet, harimau, kanguru, komodo dan satwa disana tidak bakal ikutan <em>ngenes</em>, sampai mati kena hepatitis.</p>
<p>Saya kadang heran juga melihat ulah pengurus KBS. Kenapa <em>sih</em> pengurus yang mayoritas usianya sudah <em>Evergreen</em> itu <em>ndak</em> istirahat saja. Cari kesibukan yang bisa menenangkan ati dan pikiran sembari mendekatkan diri pada Gusti Pengeran. Toh, nambah dosa juga kalau sampai larut dalam konflik, dan menyebabkan banyak satwa yang jadi korban.</p>
<p>Sekali lagi saya bukan anti orang tua, tapi ketuaan pengurus KBS menurut saya harus mulai di-<em>regenerasi</em>. <em>Toh</em>, hasil sudah membuktikan selama ini konservasi di KBS ditangan mereka juga mendapatkan raport merah. Regenerasi itu hanya bisa dicapai jika KBS segera berbadan hukum yang sesuai Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) 53 tahun 2006.</p>
<p>Sejauh ini, KBS masih belum berbadan hukum yang sesuai regulasi tersebut. Jika mengacu Permenhut itu, ada beberapa badan hukum diperbolehkan untuk kegiatan konservasi. Diataranya Yayasan, Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan BUMD atau Perusahaan Daerah.</p>
<p>Banyak pakar memiliki penilaian plus dan minus pada pilihan badan hukum tersebut. Dari paparan para pakar, saya lebih setuju jika KBS berbadan hukum BUMD atau Perusahaan Daerah. Beberapa pakar menyebut tidak banyak kebun binatang di Indonesia yang kurang baik dari sisi pengelolaan jika ditangani plat merah.</p>
<p><em>Ah</em>, tapi kita <em>kan</em> tidak boleh <em>gebyah uyah</em>. Menurut saya tergantung siapa dulu pemimpin daerahnya dulu. Dalam kasus KBS, bisa saja <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> itu dikelola Pemkot Surabaya sebagai Perusahaan Daerah layaknya PD Pasar Surya dan PDAM Surya Sembada. Pemkot berhak atas itu lantaran aset tanah di Jalan Setail itu milik kota Surabaya.</p>
<p>Seorang pakar berkata, Pemkot bakal kesulitan mengelola KBS, sebab ini bukan persoalan Pengelolaan Pasar dan Penyediaan Air Bersih. Tapi saya tetap optimis Pemkot bakal lebih baik jika dibandingkan KBS (Kelompok Bapak-bapak Sepuh) itu. Sekali lagi, tergantung Walikotanya ! Setidaknya Pemkot bakal ada pola fit and proper test untuk menunjuk siapa yang layak ada di KBS.</p>
<p>Coba tengok, siapa sangka kemacetan di Ahmad Yani bisa terurai ? <em>Nah</em>, sekarang Pemkot mulai menjawabnya. Dengan <em>frontage road</em> yang baru jadi sekitar 20 persen saja, masyarakat yang akan ke arah Margorejo dan Prapen sudah bisa <em>mringis</em> sebab tidak terlalu merasakan macet. <em>So</em>, jangan <em>under estimated</em> !</p>
<p>Walikota Bambang DH sebenarnya sudah pernah meminta pengelolaan KBS ke Kemenhut, tapi upaya itu ditolak. <em>Nah</em>, satu-satunya jalan, saya rasa warga kota harus mendukung penuh, kalau perlu membuat gerakan lah agar Kemenhut bersedia melepas KBS untuk dikelola Pemkot.</p>
<p>Jika hal itu terealisasi, H.F.K Kommer dkk yang kini telah di akhirat pun akan setuju. Kalaupun nanti di tengah jalan Pemkot <em>gak</em> bener dalam pengelolaan KBS, kita bersama <em>kan</em> lebih mudah menyemprit ! <em>So</em>, ayo bersama Selamatkan Kebun Binatang Surabaya !</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D345&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D345&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D345&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D345&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D345&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D345&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=345</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KBS=Kebun Bapak, Barang, dan Binatang Sepuh</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=340</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=340#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 18:48:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[KBS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=340</guid>
		<description><![CDATA[Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat sepuh alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.
KBS tak hanya sepuh secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat <em>sepuh</em> alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.</p>
<p>KBS tak hanya <em>sepuh</em> secara usia kelembagaannya. Tapi KBS <em>sepuh sak kabehe</em>.  KBS merupakan <em>Kebun Barang Sepuh</em> ! Coba lihat bangunan dan sangkar satwa yang ada disana. Ternyata banyak yang tak lagi layak secara konservasi.</p>
<p>KBS juga selama ini lekat dengan predikat <em>Kebun-nya Bapak-bapak Sepuh</em>. Coba amati, selama ini siapa yang ada di kepengurusan KBS (sebelum di-take over tim manajemen sementara). Sejauh pengalaman saya mengamati konflik di KBS, mereka berkecimpung di dalam kebun binatang selama ini mayoritas <em>Kelompok Bapak-bapak Sepuh</em> (KBS). Pengurus yang secara usia sudah harusnya pensiun dari pekerjaan formal.</p>
<p>Anda mungkin tidak terbayang ada tenaga medis hewan disana yang bekerja disana bertahun-tahun lamanya. Seorang pensiunan wartawan Jawa Pos yang sudah sepuh bahkan kaget ketika wajah dokter tersebut masih nonggol di televisi dengan status dokter KBS. Sebab zaman wartawan tersebut masih jadi reporter, si dokter itu merupakan narasumbernya dengan jabatan yang sama.</p>
<p>Saya bukan anti orang <em>sepuh</em>. Saya selama ini termasuk anak yang senang dekat dengan orang-orang tua. Saya menikmati hal-hal yang berbau tua, misalnya sesuatu yang tentang cagar budaya. Dari situ saya pun selama ini banyak teman baik dari golongan orang-orang sepuh, entah pengiat atau pelaku sejarah.</p>
<p>Tapi jujur sebagai warga kota dan arek asli Suroboyo, saya merasa kurang <em>sreg </em>dengan ketuaan yang selama ini ada di KBS. Sebab ketuaan pengurusnya tidak diimbangi kedewasaannya dalam memikirkan konservasi untuk kota ini. Buktinya, Kebun Binatang Surabaya pun makin tua makin rekoso. Berita soal kelahiran jarang. Lebih sering hanyalah kabar kematian satwa bagian dari <em>Koleksi Binatang Sepuh</em> (KBS) yang dipunyai Kebun Binatang Surabaya (KBS).</p>
<p>Publik pun kini sudah tahu rekosonya KBS buah dari konflik panjang pengurusnya. Konflik tersebut bak telenovela, para pengurus KBS tak ada hentinya rebutan kekuasan. Entah apa yang direbutkan, makani monyet atau rebutan pakan monyet ! Kalau berebut makani monyet, rasanya monyet, harimau, kanguru, komodo dan satwa disana tidak bakal ikutan <em>ngenes</em>, sampai mati kena hepatitis.</p>
<p>Saya kadang heran juga melihat ulah pengurus KBS. Kenapa <em>sih</em> pengurus yang mayoritas usianya sudah <em>Evergreen</em> itu <em>ndak</em> istirahat saja. Cari kesibukan yang bisa menenangkan ati dan pikiran sembari mendekatkan diri pada Gusti Pengeran. Toh, nambah dosa juga kalau sampai larut dalam konflik, dan menyebabkan banyak satwa yang jadi korban.</p>
<p>Sekali lagi saya bukan anti orang tua, tapi ketuaan pengurus KBS menurut saya harus mulai di-<em>regenerasi</em>. <em>Toh</em>, hasil sudah membuktikan selama ini konservasi di KBS ditangan mereka juga mendapatkan raport merah. Regenerasi itu hanya bisa dicapai jika KBS segera berbadan hukum yang sesuai Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) 53 tahun 2006.</p>
<p>Sejauh ini, KBS masih belum berbadan hukum yang sesuai regulasi tersebut. Jika mengacu Permenhut itu, ada beberapa badan hukum diperbolehkan untuk kegiatan konservasi. Diataranya Yayasan, Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan BUMD atau Perusahaan Daerah.</p>
<p>Banyak pakar memiliki penilaian plus dan minus pada pilihan badan hukum tersebut. Dari paparan para pakar, saya lebih setuju jika KBS berbadan hukum BUMD atau Perusahaan Daerah. Beberapa pakar menyebut tidak banyak kebun binatang di Indonesia yang kurang baik dari sisi pengelolaan jika ditangani plat merah.</p>
<p><em>Ah</em>, tapi kita <em>kan</em> tidak boleh <em>gebyah uyah</em>. Menurut saya tergantung siapa dulu pemimpin daerahnya dulu. Dalam kasus KBS, bisa saja <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> itu dikelola Pemkot Surabaya sebagai Perusahaan Daerah layaknya PD Pasar Surya dan PDAM Surya Sembada. Pemkot berhak atas itu lantaran aset tanah di Jalan Setail itu milik kota Surabaya.</p>
<p>Seorang pakar berkata, Pemkot bakal kesulitan mengelola KBS, sebab ini bukan persoalan Pengelolaan Pasar dan Penyediaan Air Bersih. Tapi saya tetap optimis Pemkot bakal lebih baik jika dibandingkan KBS (Kelompok Bapak-bapak Sepuh) itu. Sekali lagi, tergantung Walikotanya ! Setidaknya Pemkot bakal ada pola fit and proper test untuk menunjuk siapa yang layak ada di KBS.</p>
<p>Coba tengok, siapa sangka kemacetan di Ahmad Yani bisa terurai ? <em>Nah</em>, sekarang Pemkot mulai menjawabnya. Dengan <em>frontage road</em> yang baru jadi sekitar 20 persen saja, masyarakat yang akan ke arah Margorejo dan Prapen sudah bisa <em>mringis</em> sebab tidak terlalu merasakan macet. <em>So</em>, jangan <em>under estimated</em> !</p>
<p>Walikota Bambang DH sebenarnya sudah pernah meminta pengelolaan KBS ke Kemenhut, tapi upaya itu ditolak. <em>Nah</em>, satu-satunya jalan, saya rasa warga kota harus mendukung penuh, kalau perlu membuat gerakan lah agar Kemenhut bersedia melepas KBS untuk dikelola Pemkot.</p>
<p>Jika hal itu terealisasi, H.F.K Kommer dkk yang kini telah di akhirat pun akan setuju. Kalaupun nanti di tengah jalan Pemkot <em>gak</em> bener dalam pengelolaan KBS, kita bersama <em>kan</em> lebih mudah menyemprit ! <em>So</em>, ayo bersama Selamatkan Kebun Binatang Surabaya !</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D340&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D340&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D340&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D340&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D340&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D340&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=340</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>KBS=Kebun Bapak, Barang, dan Binatang Sepuh</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=339</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=339#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 17 Aug 2010 18:48:15 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[KBS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=339</guid>
		<description><![CDATA[Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat sepuh alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama Soerabaiasche Planten-en Dierentuin (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.
KBS tak hanya sepuh secara [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Kebun Binatang Surabaya (KBS) memang tergolong tempat konservasi yang sangat <em>sepuh</em> alias tua. Sejarah mencatat, KBS berdiri sejak 31 Agustus 1916 melalui tangan jurnalis pencinta satwa, H.F.K Kommer. Jika dihitung, akhir bulan nanti kebun binatang yang dulu bernama <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> (Kebun Botani dan Binatang Surabaya) itu telah berusia 94 tahun.</p>
<p>KBS tak hanya <em>sepuh</em> secara usia kelembagaannya. Tapi KBS <em>sepuh sak kabehe</em>.  KBS merupakan <em>Kebun Barang Sepuh</em> ! Coba lihat bangunan dan sangkar satwa yang ada disana. Ternyata banyak yang tak lagi layak secara konservasi.</p>
<p>KBS juga selama ini lekat dengan predikat <em>Kebun-nya Bapak-bapak Sepuh</em>. Coba amati, selama ini siapa yang ada di kepengurusan KBS (sebelum di-take over tim manajemen sementara). Sejauh pengalaman saya mengamati konflik di KBS, mereka berkecimpung di dalam kebun binatang selama ini mayoritas <em>Kelompok Bapak-bapak Sepuh</em> (KBS). Pengurus yang secara usia sudah harusnya pensiun dari pekerjaan formal.</p>
<p>Anda mungkin tidak terbayang ada tenaga medis hewan disana yang bekerja disana bertahun-tahun lamanya. Seorang pensiunan wartawan Jawa Pos yang sudah sepuh bahkan kaget ketika wajah dokter tersebut masih nonggol di televisi dengan status dokter KBS. Sebab zaman wartawan tersebut masih jadi reporter, si dokter itu merupakan narasumbernya dengan jabatan yang sama.</p>
<p>Saya bukan anti orang <em>sepuh</em>. Saya selama ini termasuk anak yang senang dekat dengan orang-orang tua. Saya menikmati hal-hal yang berbau tua, misalnya sesuatu yang tentang cagar budaya. Dari situ saya pun selama ini banyak teman baik dari golongan orang-orang sepuh, entah pengiat atau pelaku sejarah.</p>
<p>Tapi jujur sebagai warga kota dan arek asli Suroboyo, saya merasa kurang <em>sreg </em>dengan ketuaan yang selama ini ada di KBS. Sebab ketuaan pengurusnya tidak diimbangi kedewasaannya dalam memikirkan konservasi untuk kota ini. Buktinya, Kebun Binatang Surabaya pun makin tua makin rekoso. Berita soal kelahiran jarang. Lebih sering hanyalah kabar kematian satwa bagian dari <em>Koleksi Binatang Sepuh</em> (KBS) yang dipunyai Kebun Binatang Surabaya (KBS).</p>
<p>Publik pun kini sudah tahu rekosonya KBS buah dari konflik panjang pengurusnya. Konflik tersebut bak telenovela, para pengurus KBS tak ada hentinya rebutan kekuasan. Entah apa yang direbutkan, makani monyet atau rebutan pakan monyet ! Kalau berebut makani monyet, rasanya monyet, harimau, kanguru, komodo dan satwa disana tidak bakal ikutan <em>ngenes</em>, sampai mati kena hepatitis.</p>
<p>Saya kadang heran juga melihat ulah pengurus KBS. Kenapa <em>sih</em> pengurus yang mayoritas usianya sudah <em>Evergreen</em> itu <em>ndak</em> istirahat saja. Cari kesibukan yang bisa menenangkan ati dan pikiran sembari mendekatkan diri pada Gusti Pengeran. Toh, nambah dosa juga kalau sampai larut dalam konflik, dan menyebabkan banyak satwa yang jadi korban.</p>
<p>Sekali lagi saya bukan anti orang tua, tapi ketuaan pengurus KBS menurut saya harus mulai di-<em>regenerasi</em>. <em>Toh</em>, hasil sudah membuktikan selama ini konservasi di KBS ditangan mereka juga mendapatkan raport merah. Regenerasi itu hanya bisa dicapai jika KBS segera berbadan hukum yang sesuai Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) 53 tahun 2006.</p>
<p>Sejauh ini, KBS masih belum berbadan hukum yang sesuai regulasi tersebut. Jika mengacu Permenhut itu, ada beberapa badan hukum diperbolehkan untuk kegiatan konservasi. Diataranya Yayasan, Koperasi, Perseroan Terbatas (PT), dan BUMD atau Perusahaan Daerah.</p>
<p>Banyak pakar memiliki penilaian plus dan minus pada pilihan badan hukum tersebut. Dari paparan para pakar, saya lebih setuju jika KBS berbadan hukum BUMD atau Perusahaan Daerah. Beberapa pakar menyebut tidak banyak kebun binatang di Indonesia yang kurang baik dari sisi pengelolaan jika ditangani plat merah.</p>
<p><em>Ah</em>, tapi kita <em>kan</em> tidak boleh <em>gebyah uyah</em>. Menurut saya tergantung siapa dulu pemimpin daerahnya dulu. Dalam kasus KBS, bisa saja <em>Soerabaiasche Planten-en Dierentuin</em> itu dikelola Pemkot Surabaya sebagai Perusahaan Daerah layaknya PD Pasar Surya dan PDAM Surya Sembada. Pemkot berhak atas itu lantaran aset tanah di Jalan Setail itu milik kota Surabaya.</p>
<p>Seorang pakar berkata, Pemkot bakal kesulitan mengelola KBS, sebab ini bukan persoalan Pengelolaan Pasar dan Penyediaan Air Bersih. Tapi saya tetap optimis Pemkot bakal lebih baik jika dibandingkan KBS (Kelompok Bapak-bapak Sepuh) itu. Sekali lagi, tergantung Walikotanya ! Setidaknya Pemkot bakal ada pola fit and proper test untuk menunjuk siapa yang layak ada di KBS.</p>
<p>Coba tengok, siapa sangka kemacetan di Ahmad Yani bisa terurai ? <em>Nah</em>, sekarang Pemkot mulai menjawabnya. Dengan <em>frontage road</em> yang baru jadi sekitar 20 persen saja, masyarakat yang akan ke arah Margorejo dan Prapen sudah bisa <em>mringis</em> sebab tidak terlalu merasakan macet. <em>So</em>, jangan <em>under estimated</em> !</p>
<p>Walikota Bambang DH sebenarnya sudah pernah meminta pengelolaan KBS ke Kemenhut, tapi upaya itu ditolak. <em>Nah</em>, satu-satunya jalan, saya rasa warga kota harus mendukung penuh, kalau perlu membuat gerakan lah agar Kemenhut bersedia melepas KBS untuk dikelola Pemkot.</p>
<p>Jika hal itu terealisasi, H.F.K Kommer dkk yang kini telah di akhirat pun akan setuju. Kalaupun nanti di tengah jalan Pemkot <em>gak</em> bener dalam pengelolaan KBS, kita bersama <em>kan</em> lebih mudah menyemprit ! <em>So</em>, ayo bersama Selamatkan Kebun Binatang Surabaya !</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D339&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D339&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D339&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D339&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D339&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D339&amp;linkname=KBS%3DKebun%20Bapak%2C%20Barang%2C%20dan%20Binatang%20Sepuh"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=339</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Antara Lampard Dan Pil2an</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=335</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=335#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 17:14:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>
		<category><![CDATA[pilwali]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=335</guid>
		<description><![CDATA[&#8220;Jangan lihat piala dunia hanya dari skor, pemain dan hiruk pikuk pertandingannya saja !&#8221;  Itulah nasihat Sucecep pada anaknya Chepy.
Menurut Sucecep, Ada banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dalam kehidupan sehari-hari dari perhelatan piala dunia di Afrika 2010.
Dasar Oon, Chepy pun bertanya, &#8220;Maksudnya apa sih, Pak ?&#8221;
&#8221;Sederhana saja, belajarlah dari kekalahan yang didapat tim-tim yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>&#8220;Jangan lihat piala dunia hanya dari skor, pemain dan hiruk pikuk pertandingannya saja !&#8221;  Itulah nasihat Sucecep pada anaknya Chepy.</p>
<p>Menurut Sucecep, Ada banyak pelajaran berharga yang bisa dipetik dalam kehidupan sehari-hari dari perhelatan piala dunia di Afrika 2010.</p>
<p>Dasar Oon, Chepy pun bertanya, &#8220;Maksudnya apa sih, Pak ?&#8221;</p>
<p>&#8221;Sederhana saja, belajarlah dari kekalahan yang didapat tim-tim yang bertanding,&#8221; jawab Sucecep.</p>
<p>Tahu anaknya Oonnya berlebihan, Sucecep bergegas menjelaskan nasihatnya,</p>
<p>&#8221;Coba lihat bagaimana <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Frank_Lampard">Frank Lampard</a> menyikapi kekalahan <a href="http://news.okezone.com/read/2010/06/27/350/347160/akibat-gol-lampard-yang-dianulir">Inggris melawan Jerman kemarin</a>,&#8221;</p>
<p>Menurut Sucecep sebenarnya Lampard patut begitu kecewa dalam kekalahan itu. Pasalnya sebuah golnya yang jelas-jelas melewati garis gawang dianulir oleh wasit. Tapi dalam pernyataannya di publik, Lampard tak banyak protes. Dia hanya meminta FIFA segera mengaplikasikan teknologi garis gawang agar kejadian seperti yang dialaminya tidak terjadi lagi.</p>
<p>&#8221;Itu sebuah pelajar berharga. Kekalahan bisa diterima dengan bijak plus bisa memberikan masukan yang maju,&#8221; tuturnya.</p>
<p>Buru-buru Sucecep memberikan contoh yang berbanding terbalik, &#8221;Jangan mencontoh apa yang terjadi di negara kita,&#8221; ujarnya</p>
<p>Dia mencontohkan banyak kasus yang terjadi baik di dunia sepak bola maupun perhelatan pil-pilan (pilwali, pilgub, pilbup, pileg, dll) di Indonesia.</p>
<p>Menurut dia kekalahan seringkali tidak bisa diterima dengan besar hati. Selalu ada upaya untuk  membalik sebuah kekalahan menjadi kemenangan. Padahal untuk membalik hal tersebut selalu banyak yang dirugikan.</p>
<p>Dalam sepak bola Sucecep mencontohkan bagaimana pertandingan persik dan persebaya sampai saat ini belum jelas jeluntrungannya. Padahal jelas-jelas Persik dihukum WO, tapi mereka bisa membalik hukuman melalui komisi banding. Sebelumnya disebutkan hukuman itu tidak bisa dilakukan banding karena sanksinya terlalu ringan.</p>
<p>&#8221;Nah terus, kalau contoh dalam pil2an apa, Pak&#8221; tanya Chepy yang tambah kelihatan bloonnya.</p>
<p>&#8221;Jelas toh Cep, bagaimana di banyak tempat kemenangan salah seorang pasangan tidak bisa diterima pasangan lainnya,&#8221; jawabnya.</p>
<p>&#8221;Para calon pemimpin daerah itu tidak bisa menerima kekalahannya. Mereka memilih menempuh jalur MK untuk berusaha membalik keadaan. Dengan berbagai dalih, dinakali secara sistematis lah, terstuktur lah, masih lah&#8230;&#8221; papar Sucecep.</p>
<p>&#8221;Eh, sek-sek, awakmu tahu gak apa itu MK, sistematis, terstruktur dan masif ?&#8221; tanya Sucecep pada anaknya yang Oon.</p>
<p>&#8221;Ya tahu lah, Pak!&#8221; ujar Chepy</p>
<p>Dia pun balik bertanya pada Bapaknya,</p>
<p>&#8221;Padahal upaya untuk membalik keadaan itu kan merugikan  banyak orang dan habis-habisin duit negara ya, Pak ? Kenapa sih mereka  itu tidak legowo saja dan memberi masukan seperti Lampard untuk bisa membangun bersama daerahnya ?&#8221; tanya Chepy.</p>
<p>&#8221;Mbuh lah, Cep&#8230;&#8221; jawab Sucecep yang tak lama kemudian semilir terdengar lagu Ebiet G. Ade &#8220;Tanyalah pada rumput yang bergoyang&#8230;&#8221;</p>
<p>artikel soal kekalahan yang mungkin bisa untuk jadi renungan :</p>
<p><a href="http://eliemulyadi.blogspot.com/2009/04/indahnya-kekalahan.html" target="_blank">http://eliemulyadi.blogspot.com/2009/04/indahnya-kekalahan.html</a></p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D335&amp;linkname=Antara%20Lampard%20Dan%20Pil2an" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D335&amp;linkname=Antara%20Lampard%20Dan%20Pil2an" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D335&amp;linkname=Antara%20Lampard%20Dan%20Pil2an" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D335&amp;linkname=Antara%20Lampard%20Dan%20Pil2an" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D335&amp;linkname=Antara%20Lampard%20Dan%20Pil2an" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D335&amp;linkname=Antara%20Lampard%20Dan%20Pil2an"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=335</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Testing</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=326</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=326#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 20 Jun 2010 11:22:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=326</guid>
		<description><![CDATA[testing ting ting tes
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>testing ting ting tes</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D326&amp;linkname=Testing" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D326&amp;linkname=Testing" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D326&amp;linkname=Testing" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D326&amp;linkname=Testing" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D326&amp;linkname=Testing" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D326&amp;linkname=Testing"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=326</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Afan Yang Lupa Nasehat Mamanya</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=323</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=323#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 19 Jun 2010 05:39:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Esai]]></category>
		<category><![CDATA[cerpen]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=323</guid>
		<description><![CDATA[Siang itu, adik ponakanku pulang ke rumahnya. Mukanya cemberut, ditekuk-tekuk seperti kertas ujian yang dapat nilai jelek.
Budeku pun tanya ke anak lanangnya itu,
&#8221;Kenapa kamu dek,&#8221; tanya kakak perempuan ibuku itu.
Dia jawab, &#8221;mangkel&#8230;&#8221;
&#8220;Nilaiku tes matematika kalah sama Resta,&#8221; ucap ponakanku yang bernama Afan itu.
Budeku pun berusaha membesarkan hati anak kesayangannya itu. Dia meminta Afan legowo, menerima [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Siang itu, adik ponakanku pulang ke rumahnya. Mukanya cemberut, ditekuk-tekuk seperti kertas ujian yang dapat nilai jelek.</p>
<p>Budeku pun tanya ke anak lanangnya itu,</p>
<p>&#8221;Kenapa kamu dek,&#8221; tanya kakak perempuan ibuku itu.</p>
<p>Dia jawab, &#8221;mangkel&#8230;&#8221;</p>
<p>&#8220;Nilaiku tes matematika kalah sama Resta,&#8221; ucap ponakanku yang bernama Afan itu.</p>
<p>Budeku pun berusaha membesarkan hati anak kesayangannya itu. Dia meminta Afan legowo, menerima kekalahannya dan belajar dari kegagalannya.</p>
<p>Dasar anak kecil, Afan pun tetap ngotot. Dia membela diri dari kegagalannya itu. &#8221;Tapi ndak gitu, Ma. Aku kalahnya dinakali,&#8221; ucap Afan mulai mengurai alasannya.</p>
<p>Afan mengaku dinakali Resta. &#8221;Dia curang secara sistematis, terstruktur dan masif, Ma,&#8221; ujarnya. Budeku mendengar bahasa yang terlalu tinggi itu pun kaget. &#8221;Gayamu dek, bahasamu kaya orang di koran itu aja,&#8221; timpal Bude.</p>
<p>&#8221;Emang kamu dinakali apa sih, dek?&#8221; tanya Bude yang coba melegakan anaknya.</p>
<p>Mendengar mamanya bersedia mendengarkan keluhannya, Afan pun &#8220;bernyanyi&#8221;</p>
<p>&#8220;Dia curang Ma, sebelum test dia belikan ibu guru kue. Kuenya loh ada tulisannya Resta. Aku mau protes ke Pak Kepala Sekolah,&#8221; ucap Afan yang kabarnya memang disenangi kepala sekolahnya.</p>
<p>&#8220;Nah, gitu aja kok curang. Kan adek juga pernah memberi roti pada bu guru, malah guru yang lainnya juga,?&#8221; sambung Bude. &#8221;Sudahlah dik, adik harus berbesar hati. Ucapkan selamat pada Resta. Dukung dia agar bisa ikut sukses ujian ditingkat kecamatan. Mama kan juga selalu mengajarkan anaknya untuk selalu legowo dan sportif,&#8221; ucap Budeku menasehati anaknya.</p>
<p>Tiba-tiba kakaknya Afan ikut menimpali, &#8220;Iyo loh dik, Mama itu GAK CUMAN NGAJARKAN KITA BERMANFAAT UNTUK ORANG LAIN. TAPI MAMA DAN PAPA MENGAJARKAN KITA UNTUK SIAP KALAH, LEGOWO dan IKHLAS,&#8221; timpal Afif, kakak laki-laki Afan</p>
<p>Rupanya Afan lupa kearifan mamanya. Yang dia ingat hanya nasehat Bude yang selalu mengajarkan agar anaknya bermanfaat untuk orang lain. Tapi dia lupa jika dalam keluarga besarku selalu ditekankan hidup itu harus bisa menerima kehendak Gusti Allah dengan Legowo dan Ikhlas.</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D323&amp;linkname=Afan%20Yang%20Lupa%20Nasehat%20Mamanya" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D323&amp;linkname=Afan%20Yang%20Lupa%20Nasehat%20Mamanya" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D323&amp;linkname=Afan%20Yang%20Lupa%20Nasehat%20Mamanya" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D323&amp;linkname=Afan%20Yang%20Lupa%20Nasehat%20Mamanya" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D323&amp;linkname=Afan%20Yang%20Lupa%20Nasehat%20Mamanya" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D323&amp;linkname=Afan%20Yang%20Lupa%20Nasehat%20Mamanya"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=323</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Surabaya Berbunga, eh Berbaliho</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=320</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=320#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Apr 2010 03:55:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[catatan metro]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=320</guid>
		<description><![CDATA[Oleh : Gunawan Sutanto, Wartawan Jawa Pos
Akhir tahun lalu, Pemkot Surabaya bersama Ja­wa Pos dan Yayasan Unilever Peduli Indonesia kem­­bali menghelat acara Green and Clean. Sebuah aca­ra yang melombakan kebersihan dan penghijauan antarkampung. Melalui lomba itu, selama ini warga kota bisa di-influence untuk ikut menjaga kebersihan dan keindahan wilayah mereka.
Tahun lalu, konsep menghijaukan Surabaya ter­sebut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Oleh : Gunawan Sutanto, Wartawan Jawa Pos</p>
<p>Akhir<strong> </strong>tahun lalu, Pemkot Surabaya bersama<em> Ja­wa Pos</em> dan Yayasan Unilever Peduli Indonesia kem­­bali menghelat acara Green and Clean. Sebuah aca­ra yang melombakan kebersihan dan penghijauan antarkampung. Melalui lomba itu, selama ini warga kota bisa di-<em>influence</em> untuk ikut menjaga kebersihan dan keindahan wilayah mereka.</p>
<p>Tahun lalu, konsep menghijaukan Surabaya ter­sebut dikemas dengan tema Surabaya Berbunga. War­ga kota pun berlomba mempercantik kampung me­reka dengan menanam aneka bunga. Karena itu­lah, per­hetalannya diberi nama Surabaya Ber­bu­nga.</p>
<p>Kegiatan tersebut terbilang sukses. Setidaknya se­telah acara itu berakhir, beberapa sudut kampung di kota Surabaya memang lebih indah. Bunga-bu­nga yang sedap dipandang terpajang di bagian de­pan rumah warga. Ada yang merah&#8230;.dan ada yang putih. Ma­war, melati&#8230;semuanya indah. Per­sis lagu <em>Ke­bunku</em> yang kita dengar dari nyanyian anak-anak TK.</p>
<p>***</p>
<p>Kini, menjelang perhelatan pemilihan wali kota Su­rabaya, indahnya bunga-bunga itu seolah tertutup &#8221;in­dahnya&#8221; senyum merekah dari pasangan calon wali kota dan wakil wali kota Surabaya. Bagaimana tidak, hampir setiap sudut kampung di metropolis saat ini &#8221;ditumbuhi&#8221; atribut cawali dan cawawali. Mulai spanduk, <em>banner,</em> sampai baliho.</p>
<p>Baliho dan atribut itu bahkan lebih banyak dipasang di tempat yang tidak semestinya, seperti dipaku di po­hon. Padahal, jelas-jelas pohon seharusnya di­rawat, bukan dirusak dengan paku sebagai tempat me­nempel baliho, <em>banner,</em> maupun bentuk media pro­mosi lainnya. Tak hanya itu, ada juga atribut kam­panye yang ditempatkan di rambu lalu lintas dan fa­silitas umum (fasum) lainnya. Atribut pilwali itu me­rusak estetika kota, seperti media promosi lain­nya. Jasa sedot WC misalnya.</p>
<p>Panwas Kota Surabaya memang mulai menertibkan sejumlah atribut cawali-cawawali tersebut. Namun, hal itu kebanyakan masih dilakukan di 17 ruas jalan utama yang memang harus steril dari atribut kampanye. Coba saja kapan-kapan main ke daerah pinggiran kota. Di wilayah seperti Sukomanunggal, Sambikerep, Tandes, Benowo, dan Pakal, atribut pilwali milik calon tertentu masih banyak ditemukan.</p>
<p>Kondisi itu tentu ironis dengan tekad warga kota yang ingin terus mewujudkan Surabaya Green and Clean. Sebab, sebagian calon pemimpin kota ini jus­tru merusak estetika kota melalui pajangan foto dan jargon mereka. Saya katakan merusak estetika lantaran bukan hanya cara penempatan atribut yang tidak sesuai.</p>
<p>Tapi secara desain, atribut para calon wali kota itu juga kurang kreatif. Lihat saja, bentuknya yang mo­noton atau begitu-gitu saja. Ada foto senyum dengan menggunakan warna yang mengidentikan parpol pengusung serta <em>copywriting</em> yang&#8230;ya begitulah.</p>
<p>Sebagai warga Kota Surabaya sekaligus alumnus se­kolah desain, rasanya saya malu jika calon pe­mimpin kota saya tercinta ini kurang memiliki krea­tivitas dalam &#8221;menjual diri&#8221; mereka. Kalau mem­pro­mosikan dirinya saja tidak bisa kreatif, lantas apakah mereka punya cara kreatif untuk membangun kota ini?</p>
<p>Jujur saja, saya <em>eneg</em> lihat beberapa atribut pilwali yang ada saat ini. Sebab, saat pileg (pemilihan le­gislatif) dan pilpres lalu, kita juga disuguhi desain atribut yang tak jauh berbeda.</p>
<p>Memang tidak semua atribut pilwali yang ada saat ini tidak kreatif. Ada juga yang mencoba tampil beda. Tidak melulu pajang foto diri dan <em>copywriting-</em>nya juga lain dari kebanyakan atribut kampanye. Kata orang <em>marketing</em>, <em>be different</em> itu penting untuk me­narik perhatian calon konsumen (kalau dalam pil­wali, mungkin calon konstituen).</p>
<p><em>Ya</em>&#8230;sebagai warga Surabaya, saya berharap se­luruh pasangan cawali-cawawali yang ada saat ini bi­sa mematuhi aturan. Kalau memang belum waktunya kampanye, <em>ya</em> sudah kerahkan seluruh tim sukses untuk mencopot kembali atribut kampanye <em>panjenengan</em>. Apalagi, sebagian pasangan cawali-cawawali yang ada saat ini <em>kan</em> juga sudah &#8221;mejeng&#8221; lama di beberapa papan iklan di Surabaya. Setidaknya, cara seperti itu, selain membantu kinerja panwas, satpol, dan bakesbanglinmas, akan menimbulkan simpati masyarakat.</p>
<p>Kalau memang sudah datang waktu kampanye, <em>ya</em> seyogianya <em>lah </em>beri warna pada pilwali kali ini. Masing-masing tampil kreatif pada atribut kampanye <em>sampeyan</em>. Tampilah yang berbeda&#8230;</p>
<p>Selain itu, serukan kepada tim sukses <em>sampeyan</em> agar tidak memasang atribut sembarang, di tempat yang tak semestinya. Sebab, itu juga akan merusak <em>image</em> Anda. Kalau perlu, buat atribut kampanye yang bisa menjadi <em>ambient media</em> yang bisa meng­hibur masyarakat. Dengan demikian, kota ini pun bisa tetap indah sebagai Surabaya Berbaliho, <em>eh </em>Su­ra­baya Berbunga. <strong>(</strong><span><strong><span style="text-decoration: underline;">saya@gunawansutanto.net</span></strong></span><strong>)</strong></p>
<p>http://www.jawapos.com/metropolis/index.php?act=detail&amp;nid=129332</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D320&amp;linkname=Surabaya%20Berbunga%2C%20eh%20Berbaliho" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D320&amp;linkname=Surabaya%20Berbunga%2C%20eh%20Berbaliho" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D320&amp;linkname=Surabaya%20Berbunga%2C%20eh%20Berbaliho" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D320&amp;linkname=Surabaya%20Berbunga%2C%20eh%20Berbaliho" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D320&amp;linkname=Surabaya%20Berbunga%2C%20eh%20Berbaliho" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D320&amp;linkname=Surabaya%20Berbunga%2C%20eh%20Berbaliho"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=320</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Setahun tidak update blog</title>
		<link>http://gunawansutanto.net/?p=307</link>
		<comments>http://gunawansutanto.net/?p=307#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 09 Feb 2010 18:21:42 +0000</pubDate>
		<dc:creator></dc:creator>
				<category><![CDATA[Catatan Pribadi]]></category>
		<category><![CDATA[Features]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://gunawansutanto.net/?p=307</guid>
		<description><![CDATA[Tidak terasa, setahun sudah pindah di tempat kerja baru.
Setahun pula tidak update blog&#8230;
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tidak terasa, setahun sudah pindah di tempat kerja baru.<br />
Setahun pula tidak update blog&#8230;</p>
<p><a href="http://www.addtoany.com/add_to/facebook?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D307&amp;linkname=Setahun%20tidak%20update%20blog" title="Facebook" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/facebook.png" width="16" height="16" alt="Facebook"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_messenger?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D307&amp;linkname=Setahun%20tidak%20update%20blog" title="Yahoo Messenger" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yim.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Messenger"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/yahoo_mail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D307&amp;linkname=Setahun%20tidak%20update%20blog" title="Yahoo Mail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/yahoo.png" width="16" height="16" alt="Yahoo Mail"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/multiply?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D307&amp;linkname=Setahun%20tidak%20update%20blog" title="Multiply" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/multiply.png" width="16" height="16" alt="Multiply"/></a> <a href="http://www.addtoany.com/add_to/google_gmail?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D307&amp;linkname=Setahun%20tidak%20update%20blog" title="Google Gmail" rel="nofollow" target="_blank"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/icons/gmail.png" width="16" height="16" alt="Google Gmail"/></a> <a class="a2a_dd addtoany_share_save" href="http://www.addtoany.com/share_save?linkurl=http%3A%2F%2Fgunawansutanto.net%2F%3Fp%3D307&amp;linkname=Setahun%20tidak%20update%20blog"><img src="http://gunawansutanto.net/wp-content/plugins/add-to-any/share_save_120_16.png" width="120" height="16" alt="Share/Bookmark"/></a> </p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://gunawansutanto.net/?feed=rss2&amp;p=307</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
